HMJ AKUNTANSI PERIODE 2017/2018

HMJ AKUNTANSI PERIODE 2017/2018

Selasa, 06 Mei 2014

Cara Mencegah Pencurian (Penggelapan) Kas


Mencegah pencurian atau penggelapan kas selalu menjadi tantangan berat bagi setiap perusahaan—terutama yang berskala kecil dan menengah dimana unsur kepercayaan (terhadap staf) lebih dominan dibandingkan sistim pengendalian internnya. Diantara semua aset perusahaan, kas adalah yang paling rawan terhadap tindak pencurian/penggelapan, karena paling ringkas dan mudah luput dari pengawasan.
Di tulisan ini saya tidak membahas sistim pengendalian kas dalam bentuk teori, atau prosedur ber-flow chart—seperti yang biasa diajarkan saat kuliah dahulu—yang lebih kental unsur birokratisnya ketimbang efektifitasnya. Saya yakin teori yang diajarkan di kampus sudah lebih dari cukup.
Yang saya share melalui serie tulisan ini adalah best practice: bagaimana caranya melakukan pengawasan sekaligus mencegah pencurian atau penggelapan kas—yang bisa diimplementasikan langsung, mudah, cepat dan efektif. Tentunya ini saya tuliskan berdasarkan pengalaman saya menjadi Controller dan konsultan keuangan selama bertahun-tahun di berbagai perusahaan.
Ada 2 bentuk kas dalam setiap perusahaan, yaitu: Kas Kecil (Petty Cash) dan Kas Bank (Checking Account). Dan kedua-duanya berisiko tinggi terhadap tindak pencurian dan penggelapan—petty cash yang dicuri fisik uangnya, sedangkan kas bank ceknya dicairkan lalu uangnya diambil. Untuk itu kedua-duanya memerlukan pengawasan secara khusus.
Berikut ini adalah tehnik yang saya rekomendasikan untuk mencegah pencurian atau penggelapan kas di dalam perusahaan (Click masing-masing link di bawah ini):
Pada dasarnya memang tidak ada manusia (termasuk pegawai perusahaan) yang berkeinginan untuk menjadi pencuri. Sehingga, seharusnya tidak ada yang salah dengan mempercayai staf. Akan tetapi orang bisa berubah (tanpa disadari) menjadi ‘gelap-mata’ ketika desakan kesulitan ekonomi tersambut oleh lemahnya pengawasan (kontrol) kas.
Adalah tidak mungkin bagi perusahaan untuk mencegah kesulitan ekonomi yang dihadapi oleh pagawai—masing-masing orang memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda. Yang paling mungkin dilakukan oleh perusahaan adalah melakukan pengawasan atau kontrol yang ketat—sehingga peluang terjadinya pencurian atau penggelapan kas benar-benar tertutup rapat.

sumber :http://jurnalakuntansikeuangan.com/2011/08/cara-mencegah-pencurian-penggelapan-kas/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar